Minggu, 19 Desember 2010

keutamaan melakukan sholat dhuha


Hadits Rasulullah Muhammad saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya:
1. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia
Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muahammad saw bersabda:
“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).
2. Ghanimah (keuntungan) yang besar
Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata:
Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang.
Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!”.
Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya).
Lalu Rasulullah saw berkata; “Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya?”
Mereka menjawab;  “Ya!
Rasul saw berkata lagi: 
“Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.” 
(Shahih al-Targhib: 666)
3. Sebuah rumah di surga
Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:
“Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami`: 634)
4. Memeroleh ganjaran di sore hari
Dari Abu Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata:
Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami: 4339).
Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: “Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi’arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika”
(Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: “Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu”).
5. Pahala Umrah
Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah…” (Shahih al-Targhib: 673).
Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda:
“Barang siapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna..”(Shahih al-Jami`: 6346).
6. Ampunan Dosa
“Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi). 

Baca Selengkapnya......

fakta unik tentang coklat

* Kata coklat berasal dari xocoatl (bahasa suku Aztec) yang berarti minuman pahit. Suku Aztec dan Maya di Mexico percaya bahwa Dewa Pertanian telah mengirimkan coklat yang berasal dari surga kepada mereka. Cortes kemudian membawanya ke Spanyol antara tahun 1502-1528, dan oleh orang-orang Spanyol minuman pahit tersebut dicampur gula sehingga rasanya lebih enak. Coklat kemudian menyebar ke Perancis, Belanda dan Inggris. Pada tahun 1765 didirikan pabrik coklat di Massachusetts, Amerika Serikat.


* coklat ternyata berkhasiat membuat umur seseorang menjadi lebih panjang. Suatu studi epidemiologis telah dilakukan pada mahasiswa Universitas Harvard yang terdaftar antara tahun 1916-1950. Dengan menggunakan food frequency questionnaire berhasil dikumpulkan informasi tentang kebiasaan makan permen atau coklat pada mahasiswa Universitas Harvard.




Diduga antioksidan fenol yang terkandung dalam coklat adalah penyebab mengapa mereka bisa berusia lebih panjang. Fenol ini juga banyak ditemukan pada anggur merah yang sudah sangat dikenal sebagai minuman yang baik untuk kesehatan jantung. Coklat mempunyai kemampuan untuk menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker.




* Sepertiga lemak yang terdapat dalam coklat adalah asam oleat yaitu asam lemak tak jenuh. Asam oleat ini juga dominan ditemukan pada minyak zaitun. Studi epidemiologis pada penduduk Mediterania yang banyak mengkonsumsi asam oleat dari minyak zaitun menyimpulkan efek positip oleat bagi kesehatan jantung.




* Makan coklat tidak akan menimbulkan kecanduan, tetapi bagi sebagian orang rasa coklat yang enak mungkin menyebabkan kerinduan untuk mengkonsumsinya kembali. Ini yang disebut chocolate craving. Dampak coklat terhadap perilaku dan suasana hati (mood) terkait erat dengan chocolate craving. Rindu coklat bisa karena aromanya, teksturnya, manis-pahitnya dsb. Hal ini juga sering dikaitkan dengan kandungan phenylethylamine yang adalah suatu substansi mirip amphetanine yang dapat meningkatkan serapan triptofan ke dalam otak yang kemudian pada gilirannya menghasilkan dopamine. Dampak dopamine adalah muncul perasaan senang dan perbaikan suasana hati. Phenylethylamine juga dianggap mempunyai khasiat aphrodisiac yang memunculkan perasaan seperti orang sedang jatuh cinta (hati berbunga). Konon Raja Montezuma di jaman dahulu selalu mabuk minuman coklat sebelum menggilir harem-haremnya yang berbeda setiap malam.



* Katekin adalah antioksidan kuat yang terkandung dalam coklat. Salah satu fungsi antioksidan adalah mencegah penuaan dini yang bisa terjadi karena polusi ataupun radiasi. Katekin juga dijumpai pada teh meski jumlahnya tidak setinggi pada coklat. Orang tua jaman dahulu sering mempraktekkan cuci muka dengan air teh karena dapat membuat kulit muka bercahaya dan awet muda. Seandainya mereka tahu bahwa coklat mengandung katekin lebih tinggi daripada teh, mungkin mereka akan menganjurkan mandi lulur dengan coklat.

* Coklat juga mengandung theobromine dan kafein. Kedua substansi ini telah dikenal memberikan efek terjaga bagi yang mengkonsumsinya. Oleh karena itu ketika kita terkantuk-kantuk di bandara atau menunggu antrian panjang, makan coklat cukup manjur untuk membuat kita bergairah kembali.



Sumber : www.tips-sehatku.blogspot.com

Baca Selengkapnya......

ASAL-USUL NABI MUHAMMAD dan QUR”AN

Muhammad, lelaki suku Quraisy dari wilayah Arab (Arab Saudi sekarang), lahir pada tahun 571 M. Ayahnya, Abdullah, wafat 4 bulan sebelum kelahirannya.
Muhammad kecil dan ibunya yang menjanda, Aminah, dilindungi oleh kakeknya, Abdul Mutalib. Pada masa ini, Halimah, seorang wanita Beduin, merawat baby Muhamad. Namun beberapa minggu kemudian Halimah mengeluh bahwa Muhammad dirasuki oleh iblis dan menolak untuk terus merawatnya. Aminah, ibu Muhammad lalu wafat ketika Muhammad berusia 5 tahun. Jadilah Muhammad seorang anak yatim-piatu, dan pada umurnya yang kedelapan, kakek Abdul Mutalib juga meninggal dunia. Muhammad kecil ini lalu diambil-alih oleh paman Abu Talib yang memiliki usaha perdagangan/ kafilah dengan Syria.Pada usia 20 tahun, Abu Talib menyuruh Muhamad bekerja untuk Khadijah, pengusaha kafilah yang sukses.
Pada usia 25 tahun, Muhamad menikahi majikannya itu, janda Khadijah yang kaya dan berumur 40 tahun, demikian sehingga jadilah ia seorang ayah tiri bagi 2 orang anak Khadijah hasil perkawinan sebelumnya. Muhamad belum lagi menampakkan “siapa dirinya sesungguhnya” ketika ia menikahi Khadijah. Khadijah-pun wafat. Jadilah Muhamad seorang kaya raya dan kemudian menikahi 9 istri, memiliki lusinan gundik, belum lagi istri-istri simpanan, dan lebih dari seratus budak laki-laki/perempuan.
Dia juga bertunangan dengan Aisha yang umurnya masih 6 tahun, lalu mengawini Aisha saat Aisha berusia 9 tahun (8 tahun menurut kalendar umum sekarang).
Muhamad terangsang ketika melihat menantunya berganti pakaian dan lalu mengawininya (mantan istri putra angkatnya, Zaid).
Suatu saat Muhamad tertangkap basah sedang memperkosa budak salah satu istrinya (Maryam, budak Sadiah) di luar kesepakatan kawin saat itu, Muhamad malah mengomeli Sadiah yang dikatakannya “membesar-besarkan perkara”.
Muhamad dan para pengikutnya sering menyerang desa-desa yang lemah (bahkan desa yang sudah membuat perjanjian damai dengannya) membunuh/memenggal kepala para lelaki dan merampas istri-istri, anak laki maupun anak perempuan mereka dan menjadikan mereka budak, “yang terbaik adalah selalu untuk-nya” demikian Allah mengatakan kepada Muhamad dlm Al-Qur’an.
Di dalam Hadis Sahih Bukhari, tertulis: ketika beberapa pencuri tertangkap, Muhamad memerintahkan pengikutnya untuk mencungkil kedua mata dari masing-masing pencuri dan menyuruh mereka pergi dalam keadaan buta dan berdarah.
Dari 68 perang yang dilancarkan Muhamad dan para pengikutnya, hanya satu yang bersifat mempertahankan diri dan sisanya yang 67 adalah penyerangan ofensif yang disulut oleh mereka sendiri.
ASAL-USUL QUR’AN
Muhamad mulai mendirikan agama setannya setelah tahun 610 Masehi untuk mengumpulkan kekuasaan dan pendukung, ketika ia mengangkat dirinya sendiri sebagai utusan Allah, sebagaimana tertulis dalam Qur’an (bukan sebagai nabi). Ia mengaku bahwa Malaikat Jibril yang memerintahkannya (tanpa satu saksi-pun yang bisa membenarkan pengakuannya).
Muhamad mengumpulkan cerita-cerita:
-10% kitab Talmud Babilonia (bukan Taurat Yahudi, namun sebuat kitab lain yang mengandung banyak keanehan);
-sekitar 5% dari potongan Injil, tapi diselewengkan artinya.
Mungkin diambilnya dari Maryam, budak yang beragama Kristen-Koptik dan Waraqah, istri Nasrani-nya yang juga sepupu Khadijah, dan dari perjalanan Muhammad sendiri di Syria);
-sekitar 25% dari kuil Hindu/Allah/ berhala/ritual dan kepercayaan- kepercayaan yang memang sudah ada saat itu di Saudi Arabia. (Kata “ALLAH” sendiri sebenarnya adalah sebuah kata Sansekerta, dan sesungguhnya tidak pernah ada Allah yang asli dari Islam);
-sekitar 10% Animisme (roh-roh, syaitan, Jinn, iblis, mahluk halus, dedemit, dsb.) diambil dari cerita rakyat dan dongeng-dongeng bangsa Arab yang telah lama beredar di zamannya; sekitar 10% tradisi-tradisi dan budaya bangsa Arab,
-dan 40% sisanya adalah khayalan dan karangan-karangan liar tentang kemolekan wanita dari Muhamad dan para pengikutnya sendiri.
Semuanya itu membentuk ISLAM dan QURAN, agama baru yang selalu mengobarkan [perang dan jihad untuk mengepakkan sayap kekuasaan sang raja Muhammad. Karena Muhammad dan beberapa ratus pengikutnya buta huruf (tidak bisa menulis dan membaca) dan Muhammad memiliki daya ingat yang buruk, para pengikutnya yang lain menghafalkan/ merumuskan untuknya ayat-ayat Qur’an yang telah mereka contek atau mereka karang.
Namun pada perang Yamamah, hampir seluruh pengikutnya tewas dan ayat-ayat Qur’an yang asli hilang selamanya dan tidak pernah tersusun lagi menjadi sebuah buku sebelum akhirnya Muhammad sendiri tewas akibat diracun, 632 M. oleh budak (gundik wanita) Yahudinya, yang berkata “Jika memang engkau adalah seorang rasul, Allah seharusnya bisa menyelamatkanmu” .
Kalif Abu Bakar (632-634 M.) lalu mempercayakan Zayed Ibn Thabit untuk menyusun kembali Quran, dari ingatan-ingatan para istri, gundik, budak (mereka semua buta huruf), dan beberapa kenalan/sahabat yang mengaku mendengar beberapa ayat langsung dari Muhammad dan para pengikutnya.
Zayed berhasil mengumpulkan kurang lebih 7.900 ayat. Tetapi susunan pertama ini, mengandung banyak kontradiksi, kejanggalan, kelucuan/ejekan, hal-hal yang membingungkan, dan kesalahan-kesalahan dan akhirnya menimbulkan kesulitan dan masalah yang besar selama beberapa tahun.
Di bawah pemerintahan Kalifah Uthman (644-656), diperintahkanlah agar semua salinan Al-Quran yang beredar ditarik dari peredaran dan dibakar. Zayed untuk kedua kalinya diperintahkan untuk menyusun dan menulis ulang Al-Quran supaya lebih masuk akal dan lebih meyakinkan dari Quran yang asli, yang disimpan oleh Hafsa (janda Muhammad). Zayed berusaha semampunya menulis ulang Quran dan lebih dari 2.000 ayat yang kontradiktif, membingungkan, keliru dan tidak masuk akal dibatalkan / dibuang, beberapa diganti, dan beberapa lainnya di tambahkan atau dicontek sedemikian supaya pembatalan / perubahan – perubahan tersebut dapat lebih masuk akal.
Quran edisi baru ini berkata di Surah 16:101-103 bahwa orang-orang Arab menuduh seorang budak Nasrani telah mengajari Muhammad dan ia lalu dianiaya, dan di 25:4-5 membenarkan dugaan pencotekan dari cerita-cerita rakyat, dan dongeng-dongeng bangsa Arab.
Abu Al-Aswad Al Doaly menaruh titik-titik sebagai tanda baca, semasa kekuasaan Mu’awiyah Ibn Abi Sofyan (661-680).
Huruf-huruf lalu diimbuhi oleh beragam titik oleh Nasir Ibn Asem dan Hayy ibn Ya’amor, pada masa Abd Al-Malek Ibn Marawan (685-705). Sistem penanda bacaan yang lengkap (damma, fataha, kasra), diciptakan oleh Al Khalil Ibn Ahmad Al Faraheedy (wafat 786 M).
Saat ini Quran memiliki hanya 6.241 ayat dari aslinya yang 7.900. Meskipun demikian, mengingat kondisi yang ada saat itu dan fakta bahwa penyusunan mengandalkan sumber dari ingatan-ingatan kaum buta huruf, dsb; dapatlah dipahami bahwa Quran, karangan dan buatan manusia ini masih menyimpan banyak kontradiksi, sumber perbantahan, kejanggalan, keanehan, kekonyolan, hal-hal yang tidak masuk akal dan keliru, belum lagi teori-teori yang berlawanan dengan ilmu pengetahuan.
Jadi, tebalnya ayat-ayat Quran yang ada sekarang sesungguhnya berasal dari kata-kata para istri, gundik, istri simpanan, budak dari Muhammad, dan disusun oleh Zayed Ibn Thabit (tidak ada hubungannya sama sekali dengan Tuhan).

Baca Selengkapnya......

Asma Al-Husna


No.NamaArabIndonesiaInggris
AllahاللهAllahAllah
1Ar RahmanالرحمنYang Maha PengasihThe Most Gracious
2Ar RahiimالرحيمYang Maha PenyayangThe Most Merciful
3Al MalikالملكYang Maha Merajai/MemerintahThe Most, The Most Sovereign
4Al QuddusالقدوسYang Maha SuciThe Most Holy
5As SalaamالسلامYang Maha Memberi KesejahteraanThe Most Peace and Blessing
6Al Mu`minالمؤمنYang Maha Memberi KeamananThe Most Guarantor
7Al MuhaiminالمهيمنYang Maha PemeliharaThe Most Preserver
8Al `AziizالعزيزYang Memiliki Mutlak KegagahanThe Most Self Sufficient
9Al JabbarالجبارYang Maha PerkasaThe Most Irresistible
10Al MutakabbirالمتكبرYang Maha Megah, Yang Memiliki KebesaranThe Most Tremendous
11Al KhaliqالخالقYang Maha PenciptaThe Most Creator
12Al Baari`البارئYang Maha Yang Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)The Most Maker
13Al MushawwirالمصورYang Maha Yang Membentuk Rupa (makhluknya)The Most Fashioner of Forms
14Al GhaffaarالغفارYang Maha PengampunThe Most Ever Forgiving
15Al QahhaarالقهارYang Maha MemaksaThe Most All Compelling Subduer
16Al WahhaabالوهابYang Maha Pemberi KaruniaThe Most Bestower
17Ar RazzaaqالرزاقYang Maha Pemberi RejekiThe Most Ever Providing
18Al FattaahالفتاحYang Maha Pembuka RahmatThe Most Victory Giver
19Al `AliimالعليمYang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)The Most Omniscient
20Al QaabidhالقابضYang Maha Yang Menyempitkan (makhluknya)The Most Straightener
21Al BaasithالباسطYang Maha Yang Melapangkan (makhluknya)The Most Munificent
22Al KhaafidhالخافضYang Maha Yang Merendahkan (makhluknya)The Most Abaser
23Ar Raafi`الرافعYang Maha Yang Meninggikan (makhluknya)The Most Exalter
24Al Mu`izzالمعزYang Maha Yang Memuliakan (makhluknya)The Most Giver of Honor
25Al MudzilالمذلYang Maha Yang Menghinakan (makhluknya)The Most Giver of Dishonor
26Al Samii`السميعYang Maha MendengarThe Most All Hearing
27Al BashiirالبصيرYang Maha MelihatThe Most All Seeing
28Al HakamالحكمYang Maha MenetapkanThe Most Arbitrator
29Al `AdlالعدلYang Maha AdilThe Most Utterly Just
30Al LathiifاللطيفYang Maha LembutThe Most Subtly Kind
31Al KhabiirالخبيرYang Maha MengenalThe Most Acquaint
32Al HaliimالحليمYang Maha PenyantunThe Most Indulgent
33Al `AzhiimالعظيمYang Maha AgungThe Most Infinite
34Al GhafuurالغفورYang Maha PengampunThe Most All Forgiving
35As SyakuurالشكورYang Maha Pembalas Budi (Menghargai)The Most Grateful
36Al `AliyالعلىYang Maha TinggiThe Most Sublimely Exalted
37Al KabiirالكبيرYang Maha BesarThe Most Great
38Al HafizhالحفيظYang Maha MemeliharaThe Most Preserver
39Al MuqiitالمقيتYang Maha Pemberi KecukupanThe Most Nourisher
40Al HasiibالحسيبYang Maha Membuat PerhitunganThe Most Reckoner
41Al JaliilالجليلYang Maha MuliaThe Most Generous
42Al KariimالكريمYang Maha MuliaThe Most Majestic
43Ar RaqiibالرقيبYang Maha MengawasiThe Most Watchful
44Al MujiibالمجيبYang Maha MengabulkanThe Most Responsive, the Answerer
45Al Waasi`الواسعYang Maha LuasThe Most All Encompassing
46Al HakiimالحكيمYang Maha Maka BijaksanaThe Most Wise
47Al WaduudالودودYang Maha MengasihiThe Most Loving, the Kind One
48Al MajiidالمجيدYang Maha MuliaThe Most All Glorious
49Al Baa`itsالباعثYang Maha MembangkitkanThe Most Raiser of the Dead
50As SyahiidالشهيدYang Maha MenyaksikanThe Most Witness
51Al HaqqالحقYang Maha BenarThe Most Real
52Al WakiilالوكيلYang Maha MemeliharaThe Most Dependable
53Al QawiyyuالقوىYang Maha KuatThe Most Strong
54Al MatiinالمتينYang Maha KokohThe Most Steadfast
55Al WaliyyالولىYang Maha MelindungiThe Most Protecting Friend, Patron, and Helper
56Al HamiidالحميدYang Maha TerpujiThe Most All Praiseworthy
57Al MuhshiiالمحصىYang Maha MengkalkulasiThe Most Accounter, the Numberer of All
58Al Mubdi`المبدئYang Maha MemulaiThe Most Producer, Originator, and Initiator of all
59Al Mu`iidالمعيدYang Maha Mengembalikan KehidupanThe Most Reinstater Who Brings Back All
60Al MuhyiiالمحيىYang Maha MenghidupkanThe Most Giver of Life
61Al MumiituالمميتYang Maha MematikanThe Most Destroyer
62Al HayyuالحيYang Maha HidupThe Most Ever Living
63Al QayyuumالقيومYang Maha MandiriThe Most Self Subsisting Sustainer of All
64Al WaajidالواجدYang Maha PenemuThe Most Finder | The Most Unfailing
65Al MaajidالماجدYang Maha MuliaThe Most Magnificent
66Al WahiidالواحدYang Maha TunggalThe Most Unique | The Most Manifestation of Unity
67Al AhadالاحدYang Maha EsaThe Most One Only
68As ShamadالصمدYang Maha Dibutuhkan, Tempat MemintaThe Most Impregnable | The Most Eternally Besought of All | The Most Everlasting
69Al QaadirالقادرYang Maha Menentukan, Maha MenyeimbangkanThe Most All Able
70Al MuqtadirالمقتدرYang Maha BerkuasaThe Most Dominant
71Al MuqaddimالمقدمYang Maha MendahulukanThe Most Expediter, He who brings forward
72Al Mu`akkhirالمؤخرYang Maha MengakhirkanThe Most Delayer, He who puts far away
73Al AwwalالأولYang Maha AwalThe Most First
74Al AakhirالأخرYang Maha AkhirThe Most Last
75Az ZhaahirالظاهرYang Maha NyataThe Most All Victorious
76Al BaathinالباطنYang Maha GhaibThe Most All Encompassing
77Al WaaliالواليYang Maha MemerintahThe Most Patron
78Al Muta`aaliiالمتعاليYang Maha TinggiThe Most Self Exalted
79Al BarriالبرYang Maha PendermaThe Most Most Kind and Righteous
80At TawwaabالتوابYang Maha Penerima TobatThe Most Ever Returning, Ever Relenting
81Al MuntaqimالمنتقمYang Maha Pemberi BalasanThe Most Most Retribution
82Al AfuwwالعفوYang Maha PemaafThe Most Effacer of Sins
83Ar Ra`uufالرؤوفYang Maha PengasuhThe Most Pitying
84Malikul Mulkمالك الملكYang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta)The Most Owner of All Sovereignty
85Dzul Jalaali Wal Ikraamذو الجلال و الإكرامYang Maha Pemilik Kebesaran dan KemuliaanThe Most Lord of Majesty and Generosity
86Al MuqsithالمقسطYang Maha Pemberi KeadilanThe Most Requiter
87Al Jamii`الجامعYang Maha MengumpulkanThe Most Unifier
88Al GhaniyyالغنىYang Maha KayaThe Most Independent
89Al MughniiالمغنىYang Maha Pemberi Kekayaan
90Al MaaniالمانعYang Maha Mencegah
91Ad DhaarالضارYang Maha Penimpa Kemudharatan
92An Nafii`النافعYang Maha Memberi Manfaat
93An NuurالنورYang Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)
94Al HaadiiالهادئYang Maha Pemberi Petunjuk
95Al BaadiiالبديعYang Indah Tidak Mempunyai Banding
96Al BaaqiiالباقيYang Maha Kekal
97Al WaaritsالوارثYang Maha Pewaris
98Ar RasyiidالرشيدYang Maha PandaiThe Most Guide to The Right Path
99As ShabuurالصبورYang Maha SabarThe Most Timeless

Baca Selengkapnya......

fakta yang mengagumkan dari al-Quran

Perhatikan ini dengan seksama, kesimpulan dari Dr Tariq Al Swaidan yang mungkin sangat menarik perhatian anda: Dr.Tarig Al Swaidan menemukan beberapa bait di Al-Qur’an tentang penyebutan yang setara antara satu hal setara dengan lain, contohnya : laki-laki setara dengan wanita. Walaupun pengertian penyebutan ini secara gramatikal, fakta mengagumkan ialah bahwa jumlah penyebutan kata laki-laki muncul di Qur’an adalah 24 dan kata wanita muncul adalah juga 24, oleh karena itu tak hanya adalah frase ini benar di pengertian gramatikal tetapi juga sebenarnya secara matematis, jadi 24 = 24. Segera setelah analisa lebih lanjut berbagai ayat, dia mengetahui bahwa ini konsisten di seluruh Qur’an.
Perhatikanlah fakta dibawah ini mencengangkan dan mengagumkan hasil penelusuran Dr.Tarig di Al- Qur’an:
Dunia 115 = Akhirat 115
Malaikat 88 = Setan 88
Hidup 145 = Mati 145
Beruntung 50 = Merugi 50
Manusia 50 = Nabi 50
Iblis 11 = Berlindung dari Iblis 11
Malapetaka 75 = Aman 75
Sadaqah 73 = Kesenangan 73
Muslimin 41 = Jihad 41
Sihir 60 = Fitnah 60
Zakat 32 = Berkah 32
Pikiran 49 . Cahaya 49
Lidah 25.Khutbah 25
Kerja keras 114 = Sabar 114
Muhammad 4 = Syari’ah 4
Pria 24 = Wanita 24
Dan dengan cukup menakjubkan melihat berapa kali kata muncul:
Salat 5, Bulan 12, Hari 365,
Laut 32, Tanah 13,
Laut + Tanah = 32+13= 45,
Laut = 32/45*100=71.11111111%
Tanah = 13/45*100 = 28.88888889%
Laut + Tanah =100.00%
Hadza syai’un ajib. (Ini sesuatu yang mengagumkan)
Ilmu pengetahuan modern telah membuktikan bahwa air meliputi 71,111% dari bumi, sedangkan tanah meliputi 28,889%. Apakah ini semua adalah kebetulan….???
Pertanyaan adalah : apakah yang membuat semua ini adalah Nabi Muhammed SAW….??? Jawabanya secara otomatis yang masuk akal adalah Allah SWT yang memberitahu / mengajar ini kepada Muhammad SAW.

Baca Selengkapnya......